Nganggur bukan berarti jauh dari sukses, kaya, dan sejahtera. Nganggur bukan berarti anda harus mulai membangun cita-cita atau impian dari awal lagi. Nganggur adalah sebuah episode kehidupan yang perlu anda ambil pelajaran dan hikmah didalamnya. Apapun kondisi anda, sadar atau nggak, ingin keluar dari zona nganggur atau nggak, ingin maju atau mundur, sukses atau gagal, kaya atau miskin, yang terpenting sekarang adalah kalau ingin nganggur nggak usah lama-lam. Itu yang mulai sekarang harus ditegaskan pada diri anda.
Lamanya masa nganggur yang variatif disebabkan oleh banya faktor. Pertama, kemapuan internal yang minim. Kemampuan internal yang mencakup segala sesuatu seperti penguasaan skill, ketrampilan, penguasaan bahasa, komputer, tulis-menulis,dsb. Kedua, kemampuan internal-eksternal. Biasanya kemampuan ini sering dipengaruhi kemapuan internal. Misalnya komunikasi nggak lancar, jaringan kerja hampir nggak punya. Ketiga, kemampuan eksternal. Keempat, faktor nasib atau hoki (keberuntungan). Dari beberapa faktor itu dapat diketahui latarbelakang kenapa sarjana baru cenderung menganggur.
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan pada masa bengong atau nganggur yang dapat dijadikan alternatif menongkatkan kreatifitas anda.

1.Membantu Pekerjaan Orang Tua
Kalau mau berpikir jauh ke depan bekerja membantu orang tua dapat dijadikan alternatif saat masa bengong. Apa yang dilakukan sangat bermanfaat dan produktif bagi anda. Apakah dari hasil membantu mereka anda nggak mendapat apa-apa? Anda mungkin keliru kalau berpikir itu nggak menghasilkan apa-apa. Setidaknya anda akan mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru yang selama masa b elajar nggak pernag anda dapatkan. Kalaupun ada itu sebatas teoti saja.
Membantu usaha orang tua yang sudah berjalan dapat dijadikan alternatif mencegah anda dari poengangguran. Terlepas itu hanya sekedar membantu dalam waktu singkat atau usaha sampingan, ataupun bisa dijadikan pekerjaan tetap yang ke depanyabisa menghasilkan income. Kalau anda sabar dan tekun, materi yang berlimpah pasti akan anda dapatkan walau dengan membantu usaha orang tua. Logikanya, siapa lagi yang akan mewarisi usaha itu kalau bukan anda sebagai anaknya?

2.Ikut Kursus
Guna mempertajam skill dan ketrampilan anda nggak salah menjadikan kursus sebagai pilihan. Karena banyak manfaat yang diperoleh dari hasil mengikuti kursus, baik itu manfaat jangka pendek maupun jangka panjang. Memang kursus nggak teelepas dari konsekuensi-konsekuensi seperti halnya butuh biaya dan waktupun nggak begitu panjang. Namun dengan mengikuti kursus anda akan mendapatkan hal baru dan membuat diri anda merasa lebih optimisme untuk memulai kehidupan setelah wisuda.
Apapun yang anda dapatkan dari kursus, satu hal yang sangat penting: anda telah membenturkan diri dengan aktifitas-aktifitas positif sehingga ruang untuk beleha-leha jadi tetutup. Dengan begitu, perlahan-lahan tapi pasti anda mulai melangkah maju dan tercerahkan.

3.Kembangkan Hobi
Ada hal yang dapat anda tekuni dan juga berpeluang besar menghasilkan income, serta mengeluarkan anda dari jebakan pengangguran sesegera mungkin, yaitu mengembangkan hobi. Hobi yang telah anda geluti sejak kuliah atau mungkin jauh-jauh hari sebelum kuliah dapat dijadikan jalan tengah untuk membangkitkan kreatifitas anda. Jadikan hobi itu sarana untuk mengaktualisasi segala ide, kreasi, pikiran, dan hati sehingga tiada sedikitpun waktu kosong yang tersisa dalam sehari. Sebab, orang yang menekuni hobi secara mendalam biasanya srela mengorbankan apa saja demi mencapai tujuan: kepuasan diri.

4.Ambilah waktu untuk Mengajar
Kalau anda kretif, mengajar apapun dan dimanapun, entah itu mengajar agama, ilmu sosial dan eksak, bahasa asing, olahraga, dll, kesempatan cukup terbuka lebar. Anda bisa memanfaatkan kemapuan yang telah dimiliki. Nggak masalah walau hanya jadi tenaga honorer atau tentor dengan gaji kecil. Bagaimanapun anda beruntung, pengalaman baru akan didapat income masuk, manabung pahala kalau bekerja dengan ikhlas, dan waktupun nggak terbuang percuma.